Posts Tagged ‘45’

One day in 45

Posted: March 25, 2009 in My Journey
Tags: , , , , ,

Tuesday Nite around 8.30 p.m, in 45 trip..

Jadi ini adalah kejadian kemarin waktu pulang kuliah, sejarahnya jam kedua kosong akhirnya as usual disuruh absent trus di usir pulang (sadis amat).

Abis connecting (ciealllahh..) di Uki naek 45.. dsc00514ada seorang bapak2 hampir kakek2 lah bajunya kemeja merah maroon campur2 + tas ransel well seperti bapak2 kantoran pada umumnya.. jadi apa yang membuatku memperhatikannya .. percayalah kawan bukan itu seleraku bukan berubah ke kakek2.. jadi dia ngasih pengamen kecil itu 5000 perak.., sang pengamen cilik pun langsung kegirangan and announce ke temen-sesama-pengamen “Dapet goceng..liat2 dapet goceng” dan mngucapkan terima kasih ke bapaknya dengan berseri-seri, aku jadi ikutan senyum2… wuizz kerenz secara aku aja ngasih gopek aja senin kemis (alias jarang)..

Masih ada lagi kawan.. nah abis dia bayar ongkos bis ke kernet yg betugas *ya iyalah masak ke aku, di tengah perjalanan dia berdiri dan memproklamirkan sebuah orasi yang dia beri judul “Lembah Bayang-Bayang Maut”..Dia menyinggung tentang pesta demokrasi alias PEMILU yang sebentar lagi dilaksanakan, tentang BRKN (Badan Rekrontruksi Nasional..errr klo ndak salah maap agak gak inget) yang dulu pernah dibentuk saat tsunami terjadi di Aceh sampai pada perlunya perpanjangan BRKN yang katanya akan expire tanggal 26 April tar (emang bener ya?) unutk menangani masalah bencana Lapindo…Aku tidak tahu persis apakah bapak ini Cuma blafing doang ato konkret soalnya omonganna kayak abis baca segepok koran gitu(ya..ya… aku jarang liat berita..jarang lo bukan gak pernah). Aku sampai melepas headset yang tadinya ku sumpelkan ke kuping dan beranjak dari buku Daughter of God yang lagi kubaca dan menyimak kata – katanya yang sesekali di timpali teriakan kernet…*Geser kedalem…geser kedalem..*

Aku jadi penasaran ama bapak ini.. tadi ngasih uang 5000 perak ke pengamen, trus bayar ongkos bis sekarang berdiri disini –berorasi-, apa mungkin dia salah satu Caleg yang mecoba membuat terobosan dengan berorasi di dalam bis? Tapi kykna aku belum pernah lihat wajahnya diantara spanduk2 yang lagi trend tersebar disegala penjuru (wehee lagian aku jg gak inget semuana..*halah) dan omongannya bukan tentang janji seperti beliau2 itu. Atau ini adalah tugas Kuliah Public Speaking *dasar kayak masih kuliah ja jadi pengumpulan point keberanian dengan berorasi di dalam bus…. Ato ini acara TV tapi gada kameranya ko *posibbly hidden cam. Halah jadi berspekulasi deh…

Yang aku pengen tahu adalah akhir dari orasi dia. Apakah nanti dia akan minta sumbangan ato yaaa Cuma orasi doang –menyalurkan aspirasi, jadi jelas gitu motif dibalik semua ini. Sayang sirkuit gokart dah di depan mata, apa hubunganya..? *aku turun disitu duduls.. jadi aku harus turn off dari 45, meninggal kan pertanyaan dan spekulasi2 tentang bapak itu.

Akhirnya aku hanya bisa nulis ttg hal ini disini, yah sebagai pengigat bahwa gak perlu jadi orang kaya untuk bisa ngasih orang yang perlu hanyalah keikhlasan.. dan keikhlasan hanya diketahui oleh individu tu sendiri..Mungkin agak gak nyambung dengan ceritaku (ahhh nyambung lah) tapi ya harus ada conclusion yg bagus di akhir cerita kaaaann…*iyaaa deee

_Give more and you will get more than you wish_


Notes;

kuliahku akhirnya jadi full….yang sebelumnya 2 kelas di Sabtu dipindah ke Jum’at ruang 402 lagi (tinggi amat). Jadinya Senin mpe Sabtu siap2 berkeliaran mulu neh ke kampuz..pulang malem kayak kalong..T-T hiks..WLWLKWT

Advertisements